RotasiWarta, Com, MUBA - Gabungan beberapa lembaga,Ormas yang ada di kabupaten Musi Banyuasin, Yang terdiri dari Lembaga LIPER, RI, FDR, LEGMAS PELHUT,dan Ormas Bersatu, Penggiat Berani Jujur Hebat Anti Korupsi, Hari ini melakukan aksi damai, Rabu, (27/08/25).
Aksi mereka hari ini menindak lanjuti dan mempertanyakan sengketa tanah/lahan Plasma PT, Gatri Peconina yang dikelola dan dikuasai oleh KUD.Muda Rasan, Yang berlokasi di wilayah kelurahan Serasan Jaya kecamatan Sekayu.Mereka berkumpul di titik kumpul di stadion Serasan Sekate selanjutnya menuju kantor Bupati dan Kejari Musi Banyuasin.
Heriyanto SE ketua LIPER,RI kabupaten Musi Banyuasin Menyampaikan orasinya meminta Bupati MUBA,Segera turun untuk menyelesaikan sengketa tanah yang mereka kleim telah di serobot oleh oknum para mapia tanah.Dan permasalahan ini juga sudah cukup lama sampai saat ini belum juga selesai.
Tegasnya lagi kami minta Pemkab MUBA dan Kejari MUBA jangan takut dan harus berani menghadapi para mapia tanah, kami rakyat Musi Banyuasin siap mendukung, dan menantikan tindakkan nyata dari Pemerintah.Dan kasus ini sudah berjalan selama 13 ( Tiga Belas) tahun dan sudah ada korban jiwa,Serta yang menjalani hukuman pidana karena mempertahankan tanah hak mereka"jelas Heriyanto.
Selanjutnya massa aksi melakukan orasi didepan kantor Kejari Muba, Mereka mempertanyakan laporan pengaduan yang telah mereka masukkan sebelumnya, karena sampai sekarang belum ada kepastian dan kejelasan.Mereka yang terdiri dari perwakilan diterima oleh kasi Intel Heryanto masuk dan audensi.
Setelah keluar dari Audensi Heriyanto ketua lipper RI dan Perwakilan Masyarakat Dani menyampaikan pihak kejari Muba akan segera menindak lanjuti,melaporkan kepimpinan.Serta kami berharap pihak kejari segera tangkap para mapia tanah.InsyaAllah dalam waktu dekat ini kita akan turun lagi mendesak kinerja dari aparat penegak hukum ( APH) dalam hal ini Kejari Musi Banyuasin dan tindakkan nyata Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin "Pungkasnya.(Team).
Posting Komentar untuk "Ada Apa ?? Dengan Massa Aksi Geruduk Kantor Pemda dan Kejari Muba"